ANALISIS WACANA KRITIS PADA TEKS PIDATO PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO MEGENAI PROGRAM DANANTARA INDONESIA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana dalam teks pidato yang disampaikan oleh Prabowo Subianto menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk. Penelitian ini memfokuskan kajian pada dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial dalam pidato mengenai program Danantara. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat serta teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi teks, pidato disusun secara sistematis dan memuat strategi kebahasaan berupa penggunaan diksi positif, kalimat aktif, metafora, hiperbola, serta gaya retoris yang bertujuan memperkuat citra Danantara sebagai instrumen pembangunan nasional. Pada dimensi kognisi sosial, pidato memperlihatkan pola pemikiran yang menekankan nasionalisme, optimisme, pengendalian sumber daya negara, dan legitimasi kebijakan pemerintah. Sementara itu, pada dimensi konteks sosial, wacana pidato dipengaruhi oleh kondisi sosial, politik, dan ekonomi masyarakat, seperti kemiskinan, ketimpangan sosial, dan tuntutan pengelolaan kekayaan negara yang lebih efektif. Penyebaran pidato melalui media massa dan media digital turut memperluas pengaruh wacana dalam membentuk opini publik terhadap kebijakan pemerintah.